Kekhawatiran Banyak Orang Sebelum Menikah

Bagikan...Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+

Pernikahan bagi banyak orang adalah momen yang sakral, namun tak sedikit orang merasa nervous jika sudah mendekati hari bahagia mereka. Rasa gelisah dan tidak tenang muncul begitu saja tanpa diduga. Banyak dari mereka memiliki akar masalah yang hampir sama. Berikut ini kami akan membahas kekhawatiran banyak orang sebelum menikah. Mungkin dengan mengetahui apa saja penyebabnya, anda menjadi lebih siap untuk menjalani masa pernikahan anda.

kekhawatiran banyak orang sebelum menikah

Ketakutan pertama berkaitan dengan momen pernikahannya. Kita tidak pernah tahu kejutan-kejutan apa saja yang muncul saat pernikahan terutama jika ini adalah pengalaman pertama anda. Untuk mengatasi ketakutan tersebut, sebaiknya anda berkonsultasi dengan mereka yang sudah terlebih dahulu melangsungkan pernikahan, sehingga anda tidak kagok saat hari H tiba. Ketahui apa saja tahapan-tahapan yang harus dilewati dan bagaimana proses pendekatan antara kedua keluarga.

Pengalaman pertama menjadi seorang suami atau istri juga kerap menjadi sumber ketakutan kita. Mungkin anda menganggap bahwa jika sudah membina hubungan rumah tangga, kebebasan menjadi terbelenggu. Ini ada benarnya sebab saat sudah berumah tangga, keluarga adalah fokus utama kita. Sebaiknya kurangi waktu bersenang-senang agar pasangan dan anak-anak tidak terlantar karena mereka semua perlu perhatian anda. Hubungan dengan orang tua pun mungkin tidak seintens sebelumnya sebab prioritas utama anda adalah suami/istri dan anak-anak.

Kekhawatiran lainnya adalah soal masa depan. Mungkin anda sudah berkomitmen untuk segera punya momongan setelah pernikahan. Tentu ada banyak hal yang harus dipikirkan. Anda harus mempersiapkan biaya persalinan yang tidak bisa dibilang murah. Kemudian anda juga harus mempersiapkan biaya pendidikan sebab ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi saat anak menginjak usia sekolah dasar hingga kuliah. Belum lagi mereka perlu makan.

Tingginya biaya hidup sekarang sering membuat orang takut membina rumah tangga sebelum mereka settle dengan penghasilan mereka. Sebenarnya tanggung jawab keluarga ada pada kedua belah pihak. Jika income suami dirasa belum cukup untuk memenuhi semua kebutuhan, sang istri juga bisa ikut ambil bagian untuk mencari penghasilan tambahan. Kekhawatiran banyak orang sebelum menikah ada banyak. Pengkhianatan adalah termasuk yang paling ditakuti. Bahkan untuk seseorang yang pantang menjalani hubungan terlarang bisa saja jatuh kesana. Jadi memang perlu komitmen dan kesadaran kedua belah pihak untuk menjalani hubungan rumah tangga yang sehat.

Bagikan...Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+