Makan Buru-buru Tidak Baik Untuk Kesehatan

Bagikan...Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+

Makan buru-buru tidak baik untuk kesehatan. Banyak orang punya kebiasaan melahap makanan secara cepat tanpa dikunyah hingga benar-benar hancur. Jika anda adalah salah satunya, maka tabiat tersebut sebaiknya segera dirubah. Resiko pertama yang mengancam adalah masalah pencernaan. Iya, saat seseorang mengkonsumsi makanan secara cepat, ada kemungkinan asam lambungnya cepat naik. Semakin banyak makanan yang dikonsumsi sekali waktu, semakin lama seharusnya waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskannya.

Makan Buru-buru Tidak Baik Untuk Kesehatan

Sebagai gambaran, makanan yang mengandung 690 kalori sebaiknya tidak dihabiskan dalam 5 menit saja. Bila perlu makanan tersebut dicerna secara perlahan hingga 30 menit supaya tidak terjadi refluks asam di dalam tubuh. Lalu, adakah resiko mengulangi kebiasaan ini secara terus-menerus? Ternyata ada, orang yang suka makan cepat lebih beresiko mengalami refluks gastroesophagul. Ini adalah kondisi dimana isi lambung balik lagi ke kerongkongan. Jika dibiarkan terlalu lama, ini bisa mengakibatkan masalah yang lebih serius, seperti peradangan esofagus bahkan kanker.

Makan buru-buru tidak baik untuk kesehatan, mengapa? Alasan lainnya adalah karena kebiasaan ini bisa membuat tubuh mudah gemuk. Logikanya, semakin cepat makan, semakin cepat juga kita merasa lapar. Akibatnya, anda terus makan setiap kali perut terasa kosong. Ini akan membengkakkan asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh setiap hari. Bobot tubuh jadi tidak terkendali. Lebih sulit untuk menurunkan berat badan daripada menaikkannya. Anda pun mungkin sudah menyadari hal itu. Temuan ini didapatkan melalui penelitian salah satu asosiasi kesehatan di Amerika.

Di dalam penelitian tersebut, terungkap bahwa orang yang makan cepat memang punya kecenderungan untuk menaikkan berat badan lebih cepat. Bobot tubuh berlebih diasosiasikan dengan berbagai jenis penyakit. Maka dari itu, sebaiknya mulai dari sekarang anda harus memperbaiki pola makan agar jangan buru-buru lagi. Makan pelan akan memberikan sinyal kepada tubuh bahwa anda sudah merasa kenyang. Perlu waktu kurang lebih 20 menit bagi otak untuk mentransmisikan sinyal kenyang tersebut.

Makan pelan juga mengurangi resiko tersedak dan cegukan. Jadi sebenarnya, ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dari makan santai atau tidak terburu-buru. Ini berlaku untuk makanan apa saja, baik makanan utama, pencuci mulut, maupun snack. Mulai dari sekarang, ubahlah kebiasaan buruk anda demi menjaga kesehatan lebih baik.

Bagikan...Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+