Mengurangi Konsumsi Garam Demi Kesehatan

Bagikan...Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+

Garam memang bisa melezatkan masakan. Tapi anda perlu tahu bahwa kebanyakan konsumsi garam sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh. Kita hanya diijinkan untuk mengkonsumsi garam sekitar 2300 mg perhari dan bagi mereka yang sudah berusia 51 tahun ke atas, konsumsi garam lebih dikurangi lagi yaitu batasannya hanya 1500 mg perhari. Mengapa konsumsi garam perlu dikurangi? Karena garam merupakan salah satu penyebab gangguan ginjal, diabetes, serta hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Mengurangi Konsumsi Garam Demi Kesehatan

Oleh sebab itu, jika anda ingin hidup lebih lama, maka sudah seharusnya mulai dari sekarang batasi konsumsi garam agar kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah tetap terjaga. Tapi masalahnya, garam merupakan salah satu bumbu dapur yang bisa melezatkan masakan dan jika tidak memakainya, rasa masakan seringkali hambar. Kami akan memberikan beberapa alternatif makanan yang bisa anda coba untuk sebisa mungkin menjauhi garam. Yang pertama adalah anda bisa mengkonsumsi bahan pangan segar. Perlu digarisbawahi, garam bukan hanya satu-satunya bumbu dapur yang mengandung sodium.

Anda juga bisa menemukan kandungan ini dalam bahan pangan segar. Silakan konsumsi kecap dan bahan sejenis lainnya. Kemudian anda juga perlu beralih ke ikan-ikanan atau ayam daripada daging olahan. Konsumsi sayuran beku juga sebaiknya ditingkatkan. Sayuran memiliki manfaat yang luar biasa terhadap kesehatan. Kemudian kami juga menyarankan anda untuk lebih banyak memakan biji-bijian serta kudapan yang terbuat dari kacang namun yang kandungan garamnya tidak berlebihan. Sebenarnya alternatif bumbu dapur ada banyak. Daripada anda membubuhkan terlalu banyak garam, anda bisa memakai lebih banyak seledri, bawang bombay, maupun bawang putih.

Semua rempah-rempah ini memiliki cita rasa yang kuat. Jadi masakan juga akan bisa terasa lezat jika anda memasukkannya ke dalam masakan. Kemudian anda juga bisa membuat makanan yang berbahan jamur shitake karena jamur ini memiliki cita rasa lezat dan teksturnya empuk seperti daging. Alternatif bumbu lain yang bisa anda coba antara lain jinten, oregano, dan cengkeh. Semua bahan rempah ini juga ternyata memiliki kandungan antioksidan. Antioksidan diperlukan oleh tubuh untuk melawan masuknya radikal bebas.

Seperti yang kita tahu, radikal bebas adalah masalah utama penuaan dini dan berbagai masalah kesehatan lain. Jadi anda bisa mengkonsumsi lebih banyak jinten terutama yang berwarna putih karena rempah ini juga banyak dipergunakan oleh mereka yang tinggal di daerah timur tengah, meksiko, dan india. Sebenarnya jika kita berbicara soal rempah-rempah, anda bisa belajar dari negara-negara di kawasan asia karena mereka yang tinggal di sana sangat suka memakai rempah untuk masakan. Mereka tidak hanya mengandalkan garam saja untuk memasak. Nah, sekarang anda perlu mengurangi konsumsi garam demi kesehatan.

Bagikan...Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+