Tips Memecahkan Masalah di Kantor

Bagikan...Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+

Semua karyawan pasti pernah atau sedang mengalami masalah di kantor tempatnya bekerja. Entah itu dengan diri sendiri dan pekerjaan, rekan kerja, bahkan si bos. Dan masalah tersebut menjadikan si karyawan malas masuk kantor dan bekerja.

Ada beberapa masalah yang sering dialami karyawan dan karyawati di tempat kerjaan, misalnya sulit menjalin kerja sama yang baik dengan rekan kerja satu tim atau satu divisi, beban pekerjaan yang tidak kunjung selesai, bahkan sampai ada yang bosan dengan pekerjaan kantornya. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu coba untuk memecahkan masalah yang sedang kamu hadapi di dunia pekerjaan kamu.

banyak masalah di kantor
copyright: mi-com.com

1. Gaji Kecil dan Tidak Ada Bonus

Gaji yang didapat kecil dan tidak sesuai dengan beban pekerjaan yang berat ditambah tidak ada bonus untuk lembur memang menjengkelkan. Kamu dapat melakukan survey ke rekan kerja kamu soal gaji dan ada tidaknya bonus. Selain itu kamu juga mungkin perlu meningkatkan performa kinerja.

2. Rekan Kerja Rese dan Mengganggu

teman kerja rese!
copyright: mi-com.com

Rekan kerja yang rese bisa mengganggu kinerja kita di kantor loh. Sebelum menyalahkan rekan kerja, hal pertama yang harus dilakukan adalah introspeksi diri kamu sendiri. Sudahkah menjalin relasi dan bersikap baik pada rekan kerja, terutama para senior? Jika memang kamu sudah menjalin hubungan baik dengan rekan kerja tetapi rekan kerja kamu tetap saja rese, lebih baik kamu diam dan tidak menghiraukannya. Namun, apabila sudah di luar batas, kamu bisa membicarakannya dengan atasan kamu.

3. Sulitnya Pekerjaan

Pekerjaan yang sulit tentunya dapat menghambat pekerjaan kamu yang lainnya. Sebelum marah-marah sendiri karena kamu nggak bisa menyelesaikan pekerjaan kamu, cobalah meminta bantuan kepada rekan kerja atau senior yang mungkin saja mengerti tentang kesulitan kamu.

4. Atasan Galak

bos galak
copyright: mi-com.com

Atasan atau bos yang galak memang bikin malas untuk ‘ngantor’. Apalagi jika pekerjaan yang sudah susah payah kita buat, lalu dikomentari jelek oleh si bos. Gondok banget kan? Solusi untuk persoalan ini, tetaplah memberikan yang terbaik di dalam pekerjaan. Dan pastinya juga introspeksi diri kita, siapa tau memang kita yang salah dalam pekerjaan. Tapi, bila kita sudah menjalankan tugas dan pekerjaan dengan baik dan benar tapi si bos tetap galak dan menyebalkan, resign bisa menjadi pilihan terakhir.

5. Merasa Seperti Kerja Rodi

Kerjaan yang numpuk dan tidak kunjung selesai, sementara pekerjaan lain masih menunggu untuk disentuh. Bahkan sering membawa pekerjaan kantor ke rumah. Hal ini pasti sangat menguras energi dan pikiran kamu. Kalau hanya 1-2 hari itu masih bisa dimaklumi. Jika sudah setiap hari? Mungkin kamu termasuk karyawan yang kerja rodi. Solusinya adalah belajar mengatur jadwal dengan baik. Cari cara untuk menyiasati pekerjaan yang menumpuk namun kamu tetap dapat menyelesaikannya tepat waktu. Bila sudah tidak dapat ditanggulangi lagi, bicarakanlah dengan atasan kamu bagaimana baiknya.

Setelah kamu merasakan hal-hal diatas sebagai karyawan dan kamu merasa tidak ada solusi yang tepat, resign adalah jalan keluar terbaik. Yakinlah bahwa masih ada pekerjaan diluar yang mungkin masih menanti kamu. Tapi, sebelum resign, ada baiknya kamu sudah mencari pekerjaan pengganti ya.

Bagikan...Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+