CV Yang Menarik dan Kesalahan Fatal Membuat CV
creativemarket.com
in

13 Kesalahan Yang Membuat CV Kamu Diacuhkan

Sudah mengirim email ke beberapa perusahaan tapi masih belum ada panggilan interview? Mungkin Darlings mencantumkan hal-hal kecil yang tidak sesuai di dalam CV. Bisa jadi, justru ada kesalahan yang belum kamu ketahui.

Dalam sebuah perusahaan, bagian HRD alias Human Resources Department menerima puluhan bahkan ratusan CV (curriculum vitae) dalam inbox email perusahaan setiap minggu. Meskipun pengalaman kerjamu cukup banyak dan punya CV yang menarik (menurutmu), pasti ada hal yang membuat HRD mengacuhkan dan urung menghubungimu untuk wawancara. Akibatnya? Kamu kembali gagal mendapat pekerjaan yang kamu inginkan alias harus lebih lama menganggur di rumah.

Berikut 13 hal yang membuat CV kamu diacuhkan:

  1. Subject Pada Email Tidak Jelas

Banyak sekali pelamar yang tidak jelas menuliskan email subject atau malah tidak mencantumkannya sama sekali. Jangankan dipanggil wawancara, dibuka saja tidak. Jika kamu mengirim lamaran pekerjaan via email, subject harus kamu perhatikan, supaya saat bagian HRD sedang mengecek inbox email perusahaan dan melihat emailmu, dia tidak akan segan untuk membukanya.

Tips : sebutkan lamaran pekerjaan + posisi jika perlu.

Contoh : Lamaran Pekerjaan – Administrasi.

 

  1. Surat Lamaran Tidak Pakai Tanggal / Tanggal Sudah Kadaluarsa

Karena melamar di banyak tempat, Darlings bisa saja lupa untuk mengedit surat lamaran yang sudah lama dikirim ke perusahaan lain. Jika sudah begini, wajar saja kamu tidak dipanggil wawancara. Kalau HRD-nya teliti, kesalahan sepele seperti tanggal pun akan membuatnya malas untuk merekrutmu. Bagaimana tidak malas kalau kamu saja tidak serius?

Tips : surat lamaran sebaiknya kamu ketik di body email saja.

 

  1. Asal Menggunakan Jenis Font dan Ukuran Terlalu Kecil

Semakin simpel namun lengkap sebuah CV, semakin bagus. Meskipun begitu, jika CV hanya terdiri dari satu halaman dengan ukuran font terlalu kecil, kamu akan terlihat tidak serius mengirim lamaran pekerjaan. Buatlah CV dengan jenis dan ukuran font yang mudah dibaca

Tips : Gunakan font jenis Times New Romans dengan ukuran 12, dan buat menjadi 2 halaman.

 

  1. CV 4 Halaman? No, thanks

Kebanyakan manajer bagian HRD menyetujui, CV sebanyak 2 halaman adalah yang paling ideal untuk melamar pekerjaan. Bagaimana jika 3 halaman? Yeah, still acceptable. Tapi jika kamu punya beberapa hal penting dan banyak pengalaman non-formal untuk dituliskan, maka akan menjadi 4 halaman. Siapa yang punya waktu untuk membaca CV sebanyak itu?

Tips : Sortirlah pengalaman non formal yang ingin kamu cantumkan pada CV.

 

  1. CV Warna-warni

Kamu ingin melamar pekerjaan atau sedang mengikuti pelajaran kesenian? Atau kamu malah menganggap CV dengan font berwarna merah kuning hijau akan menarik perhatian HRD? Of course no, Darlings. CV-mu memang jadi eye-catching, tapi kamu justru akan dianggap tidak professional oleh HRD.

Tips : Pilihlah warna hitam dan jangan sesekali kamu memberikan sentuhan-sentuhan warna yang mencolok mata.

 

  1. Lama menganggur

CV Yang Menarik
mirror.co.uk

Jika kamu menulis riwayat pengalaman kerja pada CV dan menyatakan bahwa terakhir kamu bekerja sudah lebih dari 5 bulan yang lalu, maka bagian HRD akan menganggap kamu tidak qualified. Mereka akan berasumsi bahwa perusahaan lain telah menolak lamaran kamu sebelumnya, sampai-sampai kamu sudah menganggur selama lebih dari 5 bulan.

 

  1. Nama Attachment Tidak Sesuai

Coba lihat nama-nama berkas untuk lamaran kerjamu. Apakah kamu menamainya sesuai peruntukkan atau asal-asalan? Nah, ada beberapa manajer bagian HRD malas untuk mengunduh attachment jika nama berkas tersebut tidak jelas.

Tips : Untuk attachment ijazah, tuliskan IJAZAH, sama seperti CV, lamaran dan file lainnya. Akan lebih disukai jika kamu jadikan 1 file dengan format zip/rar kemudian tulis misal, “cv_nama kamu”.

contoh : CV_MARGARET_THATCHER

 

  1. Ukuran File Terlalu Besar

Ukuran file yang terlalu besar membuat CV yang kamu kirim tidak akan dibuka, karena yang menerima adalah email perusahaan.

Tips :

  1. Jika kamu buat lamaran dengan format PDF, compress dahulu sebelum mengirim. Kamu bisa download di http://www.freepdfcompressor.com
  2. Kalau kamu attach file format JPG dengan ukuran yang terlalu besar, jangan lupa untuk di compress, kamu bisa pakai FSPhotoresizer http://www.faststone.org/FSResizerDownload.htm
  3. Yang terakhir jika berkas dan lamaran berformat DOC sebaiknya ubah ke DOCX karena ukurannya akan lebih kecil.

 

  1. Menyingkat Kata

Mls bgt kan klo km baca lamaran disingkat seperti ini? Jangan sampai kamu menyingkat kata karena akan terlihat apakah kamu serius ingin mencari pekerjaan atau hanya main-main saja. Teliti, ya!

Tips : pakailah kata dan kalimat yang tidak bertele-tele atau jangan terlalu panjang membuat surat lamaran, cukup pada intinya saja dan pergunakanlah bahasa yang formal.

 

  1. Tidak Menjelaskan Keahlian dan Pengalaman Kerja

Setiap HRD punya penilaian masing-masing. Yang membuat HRD enggan untuk membalas email adalah pelamar yang hanya mencantumkan keahlian tanpa penjelasan atau yang sudah berpengalaman justru tidak menjelaskan deskripsi pekerjaan di perusahan sebelumnya.

Tips :

Untuk keahlian, misalnya :

  • Jaringan : saya bisa merancang dan memasang large scale LAN, dsb
  • Microsoft Excel : saya menguasai beberapa formula dan fungsi dasar
  • Photoshop : meski tidak terlalu mahir, tetapi saya dapat melakukan editing foto
  • HTML,CSS : saya mengerti dan memahami konsep HTML dan CSS sepenuhnya

Untuk pengalaman, misalnya : saya dahulu bekerja dibagian teknisi dan jelaskan bagaimana pekerjaan di perusahaan sebelumnya.

 

  1. Pasfoto Seadanya

CV Yang Menarik Pas Photo Formal
www.mennobauschfotografie.nl

Karena ingin cepat, banyak yang mengirim lamaran pekerjaan dengan lampiran pasfoto ala kadarnya seperti foto selfie, foto menggunakan handphone dengan latar tembok, pasfoto yang hanya diedit latar belakangnya namun tetap berantakan, sampai hasil scan foto jadul (jaman dulu). Pasfoto bagi HRD atau yang menerima lamaran Darlings itu penting karena menunjukkan keseriusan seseorang dalam mencari pekerjaan. Sepintar apapun jika tidak serius, lamaran kamu akan sia-sia.

Tips : buat pasfoto di studio foto, supaya mendapatkan hasil yang diinginkan.

 

  1. Alamat Email Tidak Profesional

Mirisnya, masih banyak di antara kita yang menggunakan alamat email tidak profesional seperti : sofie_sayangmamah_cute@gmail.com atau sibelalangtempur007@yahoo.com untuk melamar pekerjaan. Jangan salah, HRD adalah kumpulan orang-orang paling judgemental di dunia. Mereka bisa langsung berasumsi kamu tak layak bekerja di sana hanya karena email yang kampungan. Sayonara, lamaranmu hanya akan mengendap di kotak masuk email mereka.

Tips : Jika alamat email kamu masih seperti itu, buatlah email baru menggunakan nama lengkapmu saja ya, Darlings!

 

  1. Tidak Punya Kenalan “Orang Penting” 

Tak bisa naifkalau sudah bicara mencari pekerjaan baru, siapa-siapa saja yang kamu kenal menjadi penting. Punya pengalaman kerja bertahun-tahun di perusahaan besar bukan berarti dengan mudah masuk ke perusahaan yang kamu lamar jika tidak punya koneksi yang bagus.

Tips : Kalau kamu punya kenalan ‘orang penting’ cantumkan kontaknya, agar ia bisa merekomendasikan kamu kepada perusahaan yang kamu lamar.

 

Itulah 13 kesalahan dalam membuat CV yang membuat kamu tak pernah diundang wawancara oleh perusahaan. Perbaiki dan jangan pernah menyerah. Kuncinya, when it comes to CV or resume, think like an HRD staff.  Banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja seperti kamu. So, Darlings masih betah menganggur?

One Ping

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Komentar kamu

6 Teknik Merawat Sekaligus Cara Mengatasi Wajah Berminyak Yang Benar

Persiapan Melahirkan Anak Pertama

Jangan Panik! 4 Persiapan Melahirkan Ini Dijamin Bikin Lancar Persalinanmu