vaksin pada bayi
in

Info Kunci Vaksin Pada Bayi Yang Wajib Ibu Tahu!

Darlings, pemeriksaan vaksin pada bayi setelah dibawa pulang dari rumah sakit sangatlah penting. Kenapa? Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan bayi. Pemeriksaan di rumah sakit, Puskesmas, atau Posyandu dapat dilakukan sejak bayi berumur kira-kira 10 hari. Pada bulan pertama sebaiknya diperiksakan seminggu sekali. Setelah agak besar, pemeriksaan dilakukan dua minggu sekali dan satu bulan sekali.

Asal Mula Vaksinasi

Penemu Vaksinasi Bayi Louis Pasteur

Dalam Ensiklopedia Ilmu Pengetahuan Modern untuk Anak, pada pertengahan tahun 1800-an, Louis Pasteur melakukan suatu penelitian ketika para dokter belum memiliki gambaran jelas mengenai suatu penyakit, termasuk cara penularan dan pencegahannya. Louis Pasteur melakukan eksperimen menggunakan mikroba. Berdasarkan eksperimennya, ditemukan bahwa mikroba dapat berpindah pada manusia dan hewan melalui air, makanan, dan udara.

Louis Pasteur yakin mikroba merupakan penyebab suatu penyakit dan dapat dikendalikan. Akhirnya, ditemukanlah suatu teknik yang disebut pemvaksinan. Melalui pemvaksinan akan membantu manusia dan hewan memiliki daya tahan tubuh terhadap suatu mikroba dan memberikan perlindungan dari serangan penyakit yang diakibatkan oleh mikroba tersebut.

Oke, Darlings, Louis Pasteur adalah pelopor pencegahan penyakit dengan cara vaksinasi. Lalu, apa manfaatnya untuk bayi atau anak kamu? Vaksinasi pada bayi akan menjaga anak dari beberapa penyakit sesuai dengan jenis vaksinasi yang diberikan. Beberapa penyakit tersebut adalah poliomyelitis, difteri, dan lain-lain. Sayangnya, banyak orang tua menganggap pemberian vaksin tidak diperlukan karena penyakit tersebut sudah jarang terjadi. Padahal, hal ini tidak benar.

Pola hidup yang tidak sehat karena kebiasaan atau karena tidak tahu bisa menyebabkan timbulnya suatu penyakit akibat perpindahan mikroba melalui air, makanan, dan udara. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati, Darlings?

Jenis Vaksinasi

Jenis vaksin ada dua yaitu vaksinasi wajib dan vaksinasi anjuran.

  1. Vaksinasi wajib diberikan pada seluruh bayi dan anak di Indonesia sesuai dengan anjuran pemerintah.
  2. Vaksinasi anjuran adalah vaksinasi yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Sebaiknya ini juga diberikan pada bayi dan anak.

Vaksinasi wajib diberikan secara gratis oleh pemerintah dan dapat diperoleh di Puskesmas, Posyandu, atau Rumah Sakit Pemerintah. Sedangkan vaksinasi anjuran dapat diperoleh di Rumah sakit, klinik, atau tempat praktek dokter, Darlings.

vaksin pada bayi

Pemberian vaksinasi bisa dikonsultasikan pada dokter atau tenaga kesehatan, lho. Hal ini dikarenakan terdapat vaksin yang diberikan di tempat lahir pada saat bayi dibawa pulang yaitu polio 1, BCG, dan Hepatitis B. Biasanya Darlings akan mendapat buku perkembangan anak dari Posyandu dan ada jadwal untuk pemberian vaksin, sehingga Kamu bisa mengecek vaksin apa yang harus diberikan, kapan, dan vaksin apa yang sudah diberikan. Jadi, sering-seringlah konsultasi dengan tenaga kesehatan saat melakukan imunisasi, ya!

Vaksin Pada Bayi

Daftar Nama Penyakit dan Nama Vaksin Pencegahnya:

Wajib

  1. Hepatitis B = Hepatitis B
  2. TBC = BCG
  3. Difteri = DPT
  4. Pertusis (Batuk Seratus Hari atau Batuk Rejan) = DPT
  5. Tetanus = DPT
  6. Poliomielitis = Polio
  7. Campak = Campak

Anjuran

  1. Mumps/ Pondongan = MMR
  2. Rubella (Campak Jerman) = MMR
  3. Hib (Haemophilus influenzae tipe b) = HIB
  4. Hepatitis A = Hepatitis A
  5. Demam Tifoid = Thypim
  6. Cacar Air = Varicella

Itu tadi penjelasan terkait asal mula, manfaat, dan jenis-jenis vaksin pada bayi. Semoga bermanfaat ya, Darlings!

Sumber:
  1. Sutanto dan Sudono, Agus. 2012. Ensiklopedi Ilmu Pengetahuan Modern untuk Anak. Yogyakarta: New Orchid.
  2. Indiarti, M.T. 2015. Panduan Terbaik A-Z Kehamilan, Persalinan, dan Perawatan Bayi. Yogyakarta: Indoliterasi.
Tips Berkarir di Luar Negeri

Ingin Sukses Kerja di Luar Negeri? Ini Dia Tipsnya